10 Wisata di Singkawang

1. Pantai Pasir Panjang

Pantai Pasir Panjang adalah salah satu obyek wisata alam yang ada di Kalimantan Barat, berupa pantai yang berpasir putih dan panjang yang terletak di Kecamatan Tujuh Belas, Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Pantai ini membentang sepanjang 3 kilometer membentang panjang melengkungi laut lepas, sehingga di namakan Pantai Pasir Panjang. Pantai ini memiliki pasir putih yang cantik dan ombak yang tenang. Pantai ini hanya berjarak sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Singkawang ke arah Kota Pontianak atau dapat di capai dengan kendaraan selama 20 menit.

Kota Singkawang sendiri berjarak sekitar 142 kilometer dari Kota Pontianak yang menjadi Ibukota Provinsi Kalimantan Barat. Dari Bandara Supadio atau Terminal Bus Pontianak, anda dapat naik taksi, travel, atau bus untuk sampai ke Kota Singkawang.

Pantai Pasir Panjang menjadi ikon pariwisata Kota Singkawang dan menjadi salah satu objek wisata andalan Provinsi Kalimantan Barat. Pantai ini telah di kembangkan menjadi sebuah paket wisata terpadu bernama Taman Pasir Panjang Indah  yang di singkat dengan TPPI.

Pesona Pantai Pasir Panjang

Pantai Pasir Panjang memiliki hamparan pasir pantai yang putih, bersih, luas dan panjang. sehingga sangat nyaman buat anda yang suka berjemur atau pun bersantai di bibir pantai, selain itu kawasan ini juga sangat cocok buat anda yang suka berolahraga voli pantai atau pun olahraga lainnya. anda juga dapat menikmati keindahan panorama alam dengan biru nya laut yang berlatar kaki langit yang juga biru, dari kejauhan Samar-samar terlihat indah hijau nya Pulau Lemukutan, Pulau Kabung, dan Pulau Randayan yang di pagari perairan Laut Natuna.

2. Pantai Batu Burung

Pantai Batu Burung terletak di perkampungan nelayan Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan. Lebih dikenal dengan kampung nelayan karena di daerah ini terdapat banyak nelayan yang mencari ikan.

Yang membuat pantai ini menarik untuk dikunjungi adalah batu-batu granit yang banyak berserakan di pantai ini. Juga terdapat jembatan yang menghubungkan pengunjung ke batu granit tersebut.

Bibir pantai nya memang tidak terlalu luas dan dibatasi dengan batu-batu berbentuk kotak untuk menghindari abrasi pantai.

Pantai Batu Burung yang pada awalnya dijadikan tempat tambatan perahu, namun sekarang ini menjadi tempat rekreasi pemancingan dan santai bagi masyarakat setempat dan wisatawan lokal luar Kota Singkawang. Kondisi lingkungan masyarakat disekitar Pantai Batu Burung sebagian besar adalah nelayan.

Sebenarnya Pantai batu Burung ini dulunya adalah sebongkah batu granit raksasa yang terletak agak jauh dari pantai. Jika dari sana kita dapat menikmati bianglala dan langit lazuardi dengan latar belakang pesisir Kota Singkawang dan Gunung Sari. Dahulunya bongkahan batu granit raksasa tersebut ditempati oleh burung-burung yang sangat banyak sekali. Burung-burung itu hinggap di atas batu granit raksasa tersebut. Burung-burung itu santai dan bercengkrama sesama mereka menceritakan pengembaraan dalam mencari makanan. Di batu granit raksasa tersebut burung-burung camar dan burung lainnya melepas lelah karena seharian mencari makan. Itulah sebabnya mengapa tempat itu dinamai dengan Pantai Batu Burung.

Panorama Pantai Batu Burung adalah salah satu tempat wisata di Kota Singkawang yang masih “virgin”, karena tempat ini masih belum banyak diketahui oleh masyarakat setempat apalagi masyarakat luas. Pantai Batu Burung ini berdekatan dengan Teluk Mak Jantu Sedau Singkawang. Apabila kita berada di Pantai Batu Burung di sore hari, maka keindahan pantai ini akan tampak jelas dengan pantulan cahaya matahari yang ingin tenggelam.
Kita dapat menikmati keindahan alamnya, dan kita juga bisa memancing ikan di sana secara gratis mumpung ada liburangratis. Sekitar 150 meter kearah pantai terdapat batu besar tempat orang-orang memancing ikan. Jika kita akan ke batu tersebut maka kita dapat menaiki rakit yang telah disediakan oleh masyarakat setempat dengan membayar biaya jasa Rp. 2.000,00 (dua ribu rupiah).

3. Taman Bukit Bougenville

Taman Bukit Bougenville adalah tempat wisata di Singkawang yang berada di Desa Sijangkung. Untuk menuju ke wisata ini, kita bisa menempuh jarak 6 km dari pusat pemerintahan Kota Singkawang.

Wisata Taman Bukit Bougenville ini memiliki kunikan tersendiri yang sangat indah karena kita akan disuguhkan oleh pemandangan berlatar belakang Gunung Pasi. Tempat ini dikelilingi perkebunan dan hutan yang hijau nan eksotis tentunya.

4. Pulau Lemukutan atau Randayan

Tempat wisata di Singkawang yang selanjutnya adalah Pulau randayan dan lemukutani yang bias kita tempuh dalam waktu sekitar 2 jam dengan menggunakan perahu cepat dari dermaga Pantai Pasir Panjang. Pulau Randayani dan lemukutan adalah tempat wisata yang dikenal karena berbagai keindahan panorama jajaran batuan karang, dengan berbagai biota dan macam-macam vegetasi laut.

Pulau Randayani/Lemukutan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mumpuni dan lengkap. Salah satunya adalah keberadaan dari villa, kafe, restoran yang sangat membantu kita dan menambah kepuasan wisatawan.

5. Sinka Island Park

Sinka Island Park merupakan tempat wisata yang tak kalah menariknya di kota Singkawang. Di taman ini terdapat pantai pasir dan bebatuan. Di area ini pula terdapat Pulau Simping yang merupakan salah satu pulau terkecil di dunia. Di pulau ini hanya terdiri dari bebatuan dan beberapa jenis pohon saja. Terdapat jembatan yang menjadi akses penghubung bagi para pengunjung untuk dapat berada di pulau ini. Terdapat beberapa lokasi yang baik bagi anda yang suka memancing.

Sinka Island Park dikelola dengan cukup modern. Kolam renang, kantin, tempat bermain dan berisitirahat didesain dan dibuat dengan baik. Kelapa muda banyak dijajakan didekat pantai sehingga anda tidak perlu khawatir bila kehausan sehabis berjalan-jalan menikmati pemandangan.

Sebenarnya, Sinka Island merupakan sebuah kawasan wisata yang sengaja dibangun sebagai sarana hiburan bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya untuk warga Singkawang. Di tempat wisata ini, Anda bisa menikmati keindahan pantai yang masih alami. Pengunjung bisa menikmati pemandangan pantai dengan naik delman atau kuda yang dapat disewa di objek wisata ini.

Selain itu, di kawasan wisata ini juga terdapat beberapa fasilitas pendukung lain yang tidak kalah menarik seperti kantin, kolam renang, dan beberapa kios minuman dan makanan yang menyediakan berbagai macam sajian kuliner yang lezat.

Selain bisa mengelilingi pantai dengan delman dan kuda, para pengunjung juga dapat mencoba berbagai wahana permainan air yang ditawarkan di pantai ini di antaranya adalah sepeda air, jetski, dan banana boat. Salah satu area yang paling populer di tempat wisata ini adalah Sinka Zoo.

6. Taman Cinta Panjitan

Taman pajintan ini merupakan salah satu bukti bahwa kota Singkawang ini memiliki banyak sekali tempat wisata. Taman Pajintan merupakan tempat wisata buatan yang sangat menarik, maka tidak heran setiap hari banyak pengunjung yang datang di sana.
Wisata di taman Pajintan banyak hal yang menarik yang akan anda temukan di sana, sebab taman ini memiliki konsep yang sangat unik dari taman-taman lainnya menurut kami. Di sana anda dapat menemukan banyak jenis tempat yang menarik.
Nah bagi anda yang hobi berfoto mungkin ini tempat yang paling tepat, sebab terdapat banyak sekali tempat berfoto yang menarik yang memiliki konsep berbeda. Contohnya seperti payung yang bergantungan di atas jalan pinggiran sungai, hiasan berbentuk hati dan lain-lain selain itu latar gunung juga memiliki daya tarik tersendiri di taman pajintan.
Bagi yang memiliki pacar juga sangat direkomendasikan untuk datang ke taman cinta pajintan. Sesuai dengan namanya tempat ini mungkin bisa di bilang sangat romantis jika dikunjungi oleh sepasang kekasih.
Bagi yang jomblo? Jomblo jangan bersedih, karena mungkin kamu akan menemukan jodohmu di sini. Karena tidak menutup kemungkinan jomblo-jomblo yang lainnya juga sedang mencari jodoh taman cinta ini hehe.

Lokasi dan Akomodasi Taman Cinta Pajintan

Bagi anda yang ingin ke Taman cinta pajintan lokasi taman ini berada di kelurahan Pajintan, Singkawang bagian Timur, Kalimantan Barat. Jika anda kesulitan untuk mencari tempatnya pastikan anda sudah berada di Singkawang bagian Timur, kemungkinan besar anda dapat bertanya kepada masyarakat setempat untuk menemukan lokasi taman cinta pajintan.

Nah, tunggu apa lagi mari jadwalkan liburan anda untuk mengunjungi taman cinta pajintan, di jamin pasti akan ketagihan.

7. Masjid Raya Singkawang

Masjid Raya Singkawang adalah salah satu masjid tertua di Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia, tepatnya di Kota Singkawang. Masjid ini menjadi kebanggaan masyarakat Muslim Singkawang.

Masjid yang mempunyai cerita yang cukup panjang didirikan awalnya pada tahun 1880, dibangun oleh Bawasahib Maricar dan keluarganya adalah merupakan pendatang dan pedagang dari Calcutta India, yang kemudian diangkat Pemerintah Belanda sebagai Kapitan di Singkawang pada tahun 1875.

Kapitan Bawasahib Maricar membangun Masjid Raya di kawasan Pasar Baru Singkawang kala itu. Saat dibangunnya Masjid tempat ibadah umat Islam di Singkawang saat itu masih sederhana, masih berukuran kecil dan tidak mempunyai menara. Kapitan Bawasahib Maricar membangun Masjid Raya di tanah miliknya yang berbentuk segitiga berdekatan dengan “Kelenteng Pekong”  atau Vihara Tri Dharma Bumi Raya yang dibangun oleh seorang Kapitan dari etnis Tionghoa.

Namun sekitar tahun 1937, terjadi kebakaran hebat di pusat kota Singkawang kala itu, kebakaran itu telah membumihanguskan bangunan-bangunan, termasuk Masjid Raya dan Vihara. Namun tak lama berselang sekitar tahun 1940 Masjid Raya dibangun kembali  kembali dengan lokasi di tempat semula sebelum masjid tersebut terbakar oleh 3 orang bersaudara keluarga dari Bawasahib Maricar yaitu Haji B. Achmad Maricar, B. Mohammad Haniffa Maricar dan B. Chalid Maricar.

Kondisi Masjid diperluas arealnya dengan sumbangan lahan tanah milik keluarga Kapitan Bawasahib Maricar, dan baru pada tahun 1953 mulai dibangun menara yang terletak disamping kiri Masjid Raya, kendati semakin luas namun bentuk areal Masjid tersebut masih berbentuk segitiga, inilah salah satu keunikan dari Masjid Raya Singkawang berdiri dengan bentuk segitiga yang dikelilingi oleh jalan raya.

Sehingga tidaklah mengherankan bila setiap pendatang atau pelancong yang mengunjungi kota Singkawang tidaklah “afdol” bila tidak singgah atau menikmati panorama Masjid Raya Singkawang yang berdekatan dengan Kelenteng atau Vihara Tri Dharma Bumi Raya, kedua bangunan ini merupakan ciri khas tersendiri masyarakat Singkawang yang terkenal dengan sebutan “kota seribu klenteng”, perbedaan agama dan keyakinan tetapi tetap saling menghormati, bahkan saat dilaksanakannya upacara kegiatan di Vihara tersebut terutama saat Imlek dan Cap Go Meh maupun saat Iedul Fitri dan Iedul Adha, keduanya saling menghormati.

8. Vihara Tri Dharma Bumi Raya

Vihara ini seperti sudah menjadi ikon dari Kota Singkawang. Meskipun tidak berukuran besar, namun vihara ini menjadi yang tertua di Singkawang. Terletak di Jalan Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Singkawang, inilah Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang.

9. Tugu Naga Singkawang

Jika anda ingin melihat tugu naga emas ini,anda bisa datang untuk manyaksikan secara langsung tugu emas ini letaknya tugu ini di Kota Singkawang di pusat kota singkawang Jl. Niaga, Melayu, Singkawang Bar, Kota Singkawang.

 10. vihara-chi-kung-di-singkawang

–  Kota seribu klenteng atau dikenal kota amoy ini memang sangat indah, jika kita berkunjung kesana kita akan banyak melihat klenteng-klenteng hampir disetiap sudut dan di sepanjang kota Singkawang kita akan menemukan banyak nya orang yang menjual makanan.

Jika pada episode sebelumnya saya mengulas Vihara Surga Neraka di Singkawang , kali ini kita akan membahas Vihara Chi Kung.

Vihara Chi Kung adalah Vihara, atau tempat peribadatan bagi umat Buddha, terbesar yang ada di Kota Singkawang. Berbeda dengan Vihara Tri Dharma yang terkesan kuno, vihara ini lebih menonjolkan sisi kemegahan dan kemodernannya. Tanpa melupakan ornamen dasarnya, sentuhan bangunan dengan desain unsur etnis Tionghoa pun sangat menonjol pada bangunan ini.

Megah Nya Vihara Chi Kung di Singkawang

Menurut kepercayaan, konon Chi Kung hidup sekitar tahun 1130 ? 1209 yang terlahir dengan nama Li Xiuyuan, anak dari Li Maochun. Setelah ditinggal pergi untuk selamanya oleh kedua orangtuanya dan dirasa sudah cukup umur, Chi Kung yang sejak kecil giat membaca kitab Buddah didesak oleh sang paman untuk menikah. Lantas saat akan menikah, Chi Kung pun meninggalkan rumah karena ingin memperdalam agama Buddha.

Klenteng Chi Kung memiliki 3 lantai, dimana pada bagian depan lantai dasar para pengunjung akan disambut oleh sebuah patung Chi Kung raksasa. Jika Anda melanjutkan perjalanan ke lantai 2, Anda akan kembali menemui sebuah patung Chi Kung raksasa. Sementara pada lantai ke 3, Anda akan menemui banyak patung para Dewa lainnya.

Klenteng ini merupakan sebuah klenteng yang sangat bersih dan terawat hingga menjadi salah satu tempat favorit bagi para pemeluk agama Buddha. Ditambah lagi kelenteng yang terletak di Jalan Sagatani (Sin Nam, dalam bahasa setempat), Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan ini terletak tak jauh dari pusat Kota Singkawang sehingga menjadikannya sangat mudah dikunjungi. Anda hanya membutuhkan sekitar 30 menit untuk melakukan perjalanan dari pusat kota hingga tiba di tujuan ini.

Megah Nya Vihara Chi Kung di Singkawang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *