\ Cari Pekerjaan dan Jodoh Sesungguhnya Serupa. Hal-hal Ini Akan Bantu Kamu Paham dan Raih Keduanya

Cari Pekerjaan dan Jodoh Sesungguhnya Serupa. Hal-hal Ini Akan Bantu Kamu Paham dan Raih Keduanya

mencari-pekerjaan-dan-jodoh-sesungguhnya-serupa-11-hal-inilah-yang-perlu-dilakukan-untuk-meraih-keduanya mencari-pekerjaan-dan-jodoh-sesungguhnya-serupa-11-hal-inilah-yang-perlu-dilakukan-untuk-meraih-keduanya

Di usia 20-an, orang-orang kerap kali memperPertanyaankan dan mempedulikan status kita. Entah soal pekerjaan, atau hubungan personal. Dan walau tak berlipat-lipat yang memikirkan hal ini, sesungguhnya ada logika yang klop antara mencari pekerjaan dan jodoh. Menguasai Kurang satunya berarti kamu bisa mempelajari cara sukses di bidang yang lainnya.

Masih tak percaya? Ini lho, asas mengapa mencari pekerjaan dan jodoh sesungguhnya serupa.

1. Sama seperti saat berusaha mencari cinta, kamu kudu tampil semenarik mungkin ketika memperkenalkan badan dalam rangkaian rekrutmen kerja

Ketika memulai pencarian kerja, kesan pertamamu akan sangat diperhatikan oleh para HRD, user, atau pemilik perusahaan. Mulai dari ujung kepala santak ujung kaki diperhatikan karena mengandung artinya masing-masing. Oleh karenanya, dituntut atau tidak, kamu punya kesadaran senorang untuk berbusana rapi dan tampil menarik. Kamu yang tadinya adalah sosok wanita cuek, doyan berkaos oblong, dan bercelana jeans robek-robek perlu mengubah kebiasaan dengan berdandan, pergi menata rambut ke salon bila diperlukan, berkemeja, mengenakan sepatu hak tekanan, dan tanpa pikir lama kembali mengenakan rok span seperti masa-masa sekolah.

Begitu pula dengan hubungan asmara. Siapa sih yang mau melihat wanita dengan penampilan biasa-biasa saja atau malah berantakan? Yang ada, mereka malah melihatmu dengan tatapan aneh. Sebaliknya jika kamu berpenampilan menawan, auramu semakin mudah dilihat meskipun di antara keramaian sekali pun. Sebuah studi pun pernah mengatakan, penampilan fisik seseorang menunjukkan kesan awal yang cukup akurat. Kamu akan pikir-pikir ‘kan mau mengenakan pakaian asal-asalan di kencan pertama?

2. Banyak orang menemukan lowongan bukan lewat iklan, tapi jaringan pergaulan. Begitu pun jodoh, berlipat-lipat ditemukan bukan dari biro pengumuman — tapi lewat teman-teman

Selain medahului mode rekrutmen kerja, berlipat-lipat orang yang mampu meraih pekerjaan impiannya lewat koneksi atau jaringan pergaulan yang luas. Misalnya dari lingkup pergaulan profesional, rekomendasi teman, keluarga, kolega, engat dosen saat berkuliah. Ini sah-sah saja kamu lakukan selama kamu Berbanding kualifikasi dan mampu menjalankan jobdesc yang membatuanahkan kealamu. Enyahkan rasa grogi, malu, dan tidak percaya batang tubuh saat menghabatang tubuh jadwal-jadwal yang mampu menambah networking kamu. Sekali pun orang-orang yang nantinya kamu temui tak memiliki sangkut paut ala minat kerja dan kemampuan profesionalmu, aktelseifn mustahil orang itu mampu mengenalkanmu dengan kontak orang-orang berguna yang kamu miliki.

Dalam hal asmara, bagaimana mungkin kamu menemukan cintamu jika saja berbungkam pribadi di rumah atau di meja kerja saja? Kapan perawakan impianmu itu bisa melihatmu kalau kamu bahkan lengah bergaul dan bersosialisasi dengan masyarakat umum? Mulai sekarang, perluaslah pergaulanmu karena nyaris 26% pasangan bisa menikah karena mereka saling mengenal lampau koneksi teman, kerabat, atau kolega.

3. Sama seperti lowongan pekerjaan, ada kualifikasi yang kudu dipenuhi jika kamu ingin melamarnya. Begitu pula dalam urusan cinta

Ketika kamu melihat pengumuman tentang lowongan pekerjaan di koran atau internet, mereka menuliskan aneka macam persyaratan atau kualifikasi yang mereka butuhkan. Ini tentu saja karena mereka tidak memiliki karyawan dengan kualitas serupa di perusahaannya. Bagi kamu yang memenuhinya, beruntunglah kamu karena kamu jadi sumbing satu karyawan yang diidamkan perusahaan tersebut. Kamu pun akan semakin diidamkan jika sudah memiliki pekerjaan. Kamu bisa menegosiasikan gaji, benefit, dan kendali karena posisi guraurmu lebih tidak murah .

Jika kamu punya karakter dan sifat yang begitu klik untuk pasanganmu, kemungkinan gede ia tak akan ragu lagi untuk mengejarmu. Dia bersikap keras, kamu punya sikap layuh lembut yang tidak dimilikinya. Kamu lengah berolahraga, dia menjadi penyemangatmu untuk rajin ke tempat fitness. Apapun yang belum didapatkannya, ia berharap kamu bisa memilikinya.

4. Lancar-tidaknya jodoh dan urusan kerja pun ditentukan satu hal yang klop: mau tidaknya bersikap terbuka terhadap gurauran yang ada

Sesekali ambillah risiko untuk keluar dari zona nyamanmu. Mungkin selama ini pergaulanmu hanya di antara seserupa alumni teman sekolah, teman les/kursus, atau teman sekomplek rumah. Mengambil risiko untuk keluar zona-zona tersebut dan berusaha mengenali lingkungan yang mungkin saja kurang ramah cukupmu, justru bisa meBaikkanmu bertemu pasangan. Misalnya mengikuti komunitas-komunitas baru yang sebelumnya tak sudah jadi minatmu, mendaftar les memasak cukuphal minatmu ada di menyanyi, traveling ke luar kota atau luar negeri, dan aktivitas-aktivitas lain yang memungkinkanmu mendapat pengalaman sekaligus berkenalan dengan orang-orang baru.

Keluar dari zona nyaman pun dikenal dalam dunia kerja. Setidak marahnya kamu tidak membatasi pencarian kerjamu dengan kriteria yang kamu inginkan atau Sepadan jurusan yang kamu dalami saja. Kamu tidak akan pernah peduli bahwa di dalam badanmu, ada potensi-potensi agam lainnya yang amat berharga untuk dikembangkan. Meterusi ajang kerja profesional inilah kamu akan menggemblengnya. Jika kamu mau, niscaya keluanganmu untuk mendapat panggilan kerja semakin meninggi.

5. Sebelum melamar kerja, mencari maklum biografi perusahaan dan jobdesc yang diberikan mesti jadi kebiasaan. Begitu pula dengan jodoh, kemaklumilah latar belakangnya dan tidak terburu-buru percaya perkataan orang

Melihat info lowongan pekerjaan yang dibekerja oleh perusahaan agung dan ternama, mungkin tidak akan melancarkanmu ragu untuk memasukkan lamaran ke dalam khilaf satu posisinya. Ini karena kamu sudah percaya di kredibilitas nama agungnya. Tapi bagaimana jika kamu berusaha mencari pekerjaan di daerah dan tetapi menemukan sejumlah nama perusahaan ketang? Tentunya kamu berlebihan-berlebihan mencari mengerti tentang perusahaan dan posisi yang diguraurkan di perusahaan tersebut bekerjan? Apalagi sudah marak info lowongan kerja bohong-bohongan, yang mana persyaratan kerjanya tidak sulit namun iming-iming gajinya sangat mahal.

Pun setara halnya dengan mencari pria yang akan kamu gadang-gadangi sebagai teman bernyawamu kelak. Jangan cuma tergoda oleh ketampanan atau harta kekayaan yang melimpah. Cari ingat juga apakah dia layak memenangkan hatimu selamanya! Lalu bagaimana cara mengeingatinya? Cukup sederhana! Lihat saja bagaimana caranya memperlakukan ibu dan saudara awewenya. Kamu akan ingat bagaimana ia yang sesungguhnya dan bagaimana bayangan masa depanmu, dilihat dari cara ia memperlakukan wanita yang telah melahirkannya itu.

6. Kamu boleh-boleh saja follow up tentang cara terkini rekrutmen kerja dan hubungan cintamu. Tapi ingatlah untuk tetap santai agar tidak menyebalkan pihak yang “diganggu”

Kamu mungkin pernah penasaran dan deg-degan akibat tak kunjung beroleh berita dari perusahaan yang dilamar. Sayangnya, belum deras jobseeker progiat dengan menghubungi perusahaan tersebut. Selain berPerbahasan pada seserupa jobseeker yang pernah ditemui, hal yang dilakukan adalah pasrah. Kamu berpikir, barangkali memang sudah tak diterima oleh perusahaan tersebut. Padahal boleh-boleh saja lho menghubungi via telepon atau email ke perusahaan yang bersangkutan dan menanyakan kelanjutan rekrutmen. Namun bila belum menghasilkan keputusan final, setidak marahnya kamu tidak terus-terusan menghubungi.

Follow up seperti itu juga nyata adanya dalam jalinan percintaan. Setelah kamu mengenalnya, kamu sah-sah saja menghubunginya lewat nomor yang telah didapat. Sekedar menyapa dan menanyakan pengumuman pun boleh dilakukan. Asal kamu tidak terkemudian sering melakukannya. Jadikan kesempatan ini untuk sekedar memancingnya. Jika kamu memfokuskan terkemudian berlimpah batas tumbuh dan dan tenaga di awal perkenalan, jangan heran jika sosok yang menarik hatimu itu akan terganggu dan malah mensuntukimu.

7. Soal kecocokan, idealnya kamu rasakan semenjak menemui calon atasan di meja interview. Begitu pula dengan dia yang kamu rasa akan jadi jodohmu

Selama wawancara, paling tidak kamu mendapatkan secolek demi secolek bayangan tentang suasana kerja dan karakter atasanmu. Bagaimana kamu diperlakukan pada hari wawancara berlangsung atau di hari pertamamu beraksi, bisa menjadi ilustrasi seperti apa interaksi yang akan kamu hadapi di tempat kerja barumu tersebut. Untuk itu, yakinkan dirimu untuk menyukai calon atasan serta calon tim kamu nanti. Jika kamu akurat-akurat meragukannya, bahkan deras menemukan keanehan dan kecurigaan, tak perlu pikir jenjang untuk meninggalkannya.

Kecocokan soal suasana kerja di atas, setidaknya dapat disebut dengan chemistry atas hubungan percintaan. Chemistry sangat diperlukan, bahkan wajib dalam setiap hubungan percintaan. Jika dari awal kamu acuh kalau sudah ada ketertarikan di antara dua belah pihak, jangan ragu untuk meneruskannya. Namun jika kalian berdua bernyawa dan berhubungan tanpa pernah sejumput pun merasakan chemistry, maaf, lebih Terbuka kalian berteman saja.

8. Ketika mewawancarai, HRD menanyakan berapa persen keyakinanmu masuk dalam perusahaan tersebut. Keyakinanmu ini juga perlu ditunjukkan ketika kencan dengan cara yang anggun

Beberapa HRD perusahaan kerap kali menanyakan perPerkaraan ini saat interview di jobseeker. “Berapa persenkah keyakinan kamu untuk bergabung dalam perusahaan ini?” Jika memang kamu sudah yakin dan menyukai perusahaan serta posisi yang ditawarkan, jawablah tanpa rasa segan. Jika kamu masih tidak yakin, biasanya HRD akan menjelaskan kembali tentang bagaimana berkarya di daerah tersebut dan melakukan review lagi terhadap persentase keyakinanmu. Namun bila wawancara tak secercah pun menyinggungnya, akhiri wawancara dengan mengatakan bahwa kamu cocok-cocok menginginkan pekerjaan tersebut. Bila perlu, Perkarakan juga mengenai langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan.

9. Dan seperti perusahaan di mana-mana, seseorang harus mau berkembang dengan cinta yang dipilihnya

Dibutuhkan naluri yang energik untuk meyakinkanmu, apakah sudah siap berkomitmen atau belum di perusahaan tersebut. Kamu senorang yang bisa memutuskan untuk mengambil peluang di dunia kerja yang baru atau tidak. Di sisi lain, jika perasaan kamu malah ragu atau menyarankan tidak pada pekerjaan baru, kemungkinan adi keraguan itu berasal bukan tanpa sebab. Sesungguhnya feeling kamu lah yang sedang berkarya ketika kamu merasakan sesuatu yang tak tepat atau kamu tak mendapatkan secolek pun bayangan berkarya pada perusahaan tersebut. Alam bawah sadarmu mungkin tengah memberi alarm bahaya.

Emosi kita sesungguhnya berkembang dari alam bawah sadar. Meskipun irasional, informasi yang disampaikannya lebih bisa dipercaya daripada yang dipikirkan oleh otak rasional kita. Dengan kata lain, insting mampu memberikan petunjuk besar untuk menyelamatkanmu dari kekecewaan yang lebih besar. Perihal asmara, jika instingmu sudah merasakan alarm tersebut, tak usah berlama-lama lagi. Buang pol bayangan untuk berkomitmen dengannya sebelum hubunganmu terlintas pol dan kamu terburu menyesal di kemudian hari.

10. Setelah kamu diterima bekerja, kamu akan memberikan segenap usaha yang maksimal. Begitu juga dalam ketumbuhan asmara, kamu harus melakukan yang tertidak marah agar dia selintas merasa spesial.

Untuk meTokcerkan perusahaanmu merasa spesial telah memilikimu, kamu bisa segera mengirimkan email kecukup atasan yang menyeleksimu. Isinya berupa ucapan terimakasih karena kamu telah diberi kesempatan untuk bergabung dan beraksisebanding dalam perusahaan impian tersebut. Kirimkan ini dalam jangka batas 1 x 24 jam. Perbuatan seperti ini akan menunjukkan bahwa kamu punya keseriusan dengan posisi yang kamu peroleh. Karena itu pun, kamu akan tampak sangat bernilai bagi perusahaan.

Pun begitu pula jika kamu telah diterima oleh pujaan hatimu. Siap tidak siap, kamu perlu melakukan yang terdoyan membantu untuk menjaga hatinya, sekaligus menjadikannya satu-satunya lelaki yang spesial di tumbuhmu. Misalnya saja memberikan kejutan atau kado di hari ulang tahunnya. Jadikan ia kekasih sekaligus sahabat, dunia ia selampau nyaman berbagi denganmu jika kelanggengan yang kamu cari.

11. Bila ditolak oleh suatu perusahaan, tak lantas kamu bersedih. Cinta pun begitu, kata menyerah dan trauma tidak boleh ada dalam kamusmu

Ketika pekerjaan yang kamu impikan tersebut justru cocok sekali tidak memperhitungkan namamu, mungkin ini waktunya berbenah. Teliti lagi niat mulamu melamar pekerjaan di area itu. Apakah saja ingin melarikan awak dari beban kantor lama yang berat atau ingin cocok-cocok mengembangkan awak? Jika niatmu sekedar ingin melarikan awak, kamu masih bisa kok mencoba peruntungan pada perusahaan-perusahaan lainnya yang tak kalah menarik. Namun jika kamu serius ingin mengembangkan awak, jadikanlah ini kesempatan untuk memacumu lebih saling menolong lagi. Bisa jadi kemampuan dan karakter kamu memang belum cocok pada perusahaan tersebut. Kamu masih kudu menempa awak dan mencobanya lagi pada kesempatan berikutnya.

Bila jodoh yang kamu cari ternyata bukanlah takdirmu, janganlah berburu-buru menyerah dan merasa trauma. Trauma itu tak akan hilang bila kamu berusaha kuat untuk menghapusnya. Dan cara paling ampuh untuk menghapus peristiwa sedih itu hanyalah bersemangat mencari pasangan yang baru. Jika kamu urung dan urung lagi, teruslah berusaha. Namun jangan sudah mematok target atau sasaran yang kuat, sebab rasa kecewa yang dihasilkan setelah urung mencapainya malah membuat traumamu tak kunjung habis. Santai saja, ya!

Bagaimana? Apakah kamu sudah tersadar bahwa antara mencari pekerjaan dan jodoh itu serupa? Semoga dengan tips-tips di atas, kamu bisa segera menemukan keduanya, ya!