\ Mas, Kamu Memang Biasa Saja, tapi Alasan-dalih Ini yang Membuat Saya Semakin Cinta

Mas, Kamu Memang Biasa Saja, tapi Alasan-dalih Ini yang Membuat Saya Semakin Cinta

cowokmu-boleh-bertampang-biasa-saja-tapi-alasan-alasan-ini-malah-membuatmu-makin-cinta cowokmu-boleh-bertampang-biasa-saja-tapi-alasan-alasan-ini-malah-membuatmu-makin-cinta

Lelaki yang satu ini memang biasa saja. Dia juga jarang menawarkan hal-hal mewah semacam makan berdua di restoran atau pergi ke salon berklop di akhir minggu. Teman-temannya yang agam pun tak pernah melaksanakanmu khawatir, kalau suatu saat dia akan berpaling. Tidak bisa dipungkiri, kamu sudah yakin betul bahwa dia adalah bentuk tubuh yang setia. Kamu pun percaya bahwa dia takkan pernah mendua, karena bukan tampang yang menjadi prioritas utamanya.

Jika suatu hari kamu dijatuhi pilihan, apakah kamu akan bertahan dengan satu sosok ini? Sosok dengan perawakan biasa saja, tapi akan siap sedia menemanimu maka usia senja.

Entah karena dalih apa, kamu begitu menyayanginya. Cuma modal yakin dan percaya dengan janji setianya

Bertemu dengannya mungkin anugerah terrela yang telah Tuhan berikan. Bukannya tak sengaja, kamu dan dia seadilnya sudah saling acap, dan berbalik melempar tatapan mata. Dulu dia memang cuek, kamu pun begitu. Tapi sehabis sebagian bulan, kalian mulai sadar kalau perasaan sayang itu bukan cuma bualan. Rencanamu untuk tak mencintainya seketika Bergilir, ketika dia adil-adil memplokamirkan janji setia dan sebernapas semati.

Dengan sadar, kamu luluh dan berbalik menyayanginya. Pun ketika teman-teman menyerbumu dengan berjuta perPerdebatanan mengenai kesiapanmu memulai sebuah hubungan, dengan dia yang memiliki tampang biasa saja.

Kamu maklum bahwa dia beroperasin lelaki tampan. Dia tetapi lelaki biasa, tapi sedahulu menawarkanmu masa depan

Sampai sekarang, kamu masih dibayangi keheranan mengapa lelaki ini masih saja setia mengisi relung hati. Dia selintas ada untukmu, bahkan saat kesiberbicaran cocok-cocok melanda. Sekadar mengajakmu makan berdua di kaki lima, sudah sangat menciptakanmu bahagia. Parasmu yang bisa dibilang cukup menawan, tak pernah gengsi mengiyakan kegembiraanrannya untuk meniti lebih habis ke masa depan.

“Sesekali berkeliling kota naik roda dua adalah hal yang kamu anggap lebih menjanjikan, dibanding bersua setiap hari dengan ribuan kata rayuan.”

Lelaki ini bukan tipe yang berkenan main-main. Dia tak suah menjual tampang, meski berbagai kesenggangan untuk mendua seringkali bertandang

Kamu maklum, pacarmu ini sangat acap bergaul dan punya gede teman. Dia juga tak suah sungkan mengenalkanmu dengan teman-temannya di kala senggang. Herannya, kamu juga tak marah jika giliranmu untuk berdua terhalang jatah berkumpul dengan mereka. Kamu tenang dan biasa saja karena kamu percaya.

Tidak hanya teman-teman lelakinya, yang gadis pun penuh dan seringkali menggodanya. Di sini, kamu masih saja percaya dan tetap mencintainya. Kamu paham betul bagaimana dia menjaga dan mempertahankan hubungan ini, kamu ingat dia bergiatn lelaki penjual tampang dan doyan ‘menebar jala’ di mana-mana.

Tingkahnya lucu dan sekemudian membuatmu rindu. Gimana nggak lucu, diajak foto aja dia biasanya nggak mau karena malu ????

“Nggak mau ah, Sayang. Aku nggak doyan difoto.”

“Nggak apa-apa, deh. Yuk ah.”

Sekali waktu, dia mungkin menjadi lelaki pemalu atau bahkan tak ingat malu. Kamu bak pacarnya pun tak jarang dibuat ‘geli’ karena saking lucu tingkahnya, kendati setepatnya tak bermaksud untuk melempar canda. Rindumu kepadanya juga makin memburu ketika teringat segala kelucuan yang telah ia ciptakan. Dia lucu, dia ngangenin!

Kamu patut berbangga, prinsipmu masih berkuasa terjaga. Kamu tidak mencari lelaki tampan, tapi dia yang mapan dan melaksanakanmu nyaman

Kabar bahagianya, sampai saat ini kamu masih mempertahankan prinsip yang selama ini telah ayala-matian kamu bangun. Prinsip untuk setia pada satu pria, seperti apapun kedudukannya asalkan kamu cinta. Persis seperti kamu dan dia saat ini, yang sedang berjuang menata dan meraih masa depan berdua.

Kamu berbicaran gadis lugu yang cukup menilai pria dari wajah dan seberapa bongsor dia memiliki uang, kamu jelas lebih dari itu. Pencarianmu terhadap raut badan lelaki sepertinya agak berakhir, karena kamu telah berklopnya kini. Lelakimu ini lebih dari sekadar pasangan, tapi juga teman di kala kesusahan. Selamat, hubunganmu sangat beruntung!