\ Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh Penulisan Kalimat Imperatif
breaking news New

Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh Penulisan Kalimat Imperatif

Ilustrasi penulisan kalimat imperatif Ilustrasi penulisan kalimat imperatif

Dalam penulisan kalimat Bahasa Indonesia, tentu terdapat beberapa jenis kalimat yang harus Anda ketahui ciri, jenis, dan tata cara penulisannya. Salah satu jenis klasifikasi kalimat yang ditinjau dari fungsinya adalah kalimat imperatif. Kalimat jenis imperatif ini adalah suatu penulisan struktur kalimat yang bersifat memberi arahan, perintah, ataupun komando pada seseorang atau objek.

Jadi, jenis kalimat ini lebih menekankan pada seseorang yang menjadi objek dalam suatu kalimat untuk melakukan sesuatu yang diperintahkan atau melarang objek untuk melakukan sesuatu yang tidak perintahkan oleh subjek kalimat.

Ciri-Ciri Dari Kalimat Jenis Imperatif

Untuk mengetahui apakah kalimat tersebut termasuk dalam kalimat jenis imperatif atau bukan. Maka, Anda perlu mengetahui ciri-ciri dari kalimat jenis imperatif terlebih dahulu. Sebab, Anda dapat mengetahui apakah itu kalimat perintah imperatif, dilihat dari ciri-ciri penulisan kalimat. Untuk itu, ini dia beberapa ciri-ciri dari kalimat model imperatif. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Subjek Kalimat Tidak Ditulis Lengkap

Ciri pertama dari kalimat model imperatif adalah tidak ditulisnya subjek dalam kalimat. Ya, terkadang jenis kalimat model imperatif ini tidak menyertakan subjek kalimat. Sehingga, penulisan dari kalimat jenis imperatif ini terkesan lugas, singkat, dan padat.

2. Simpel Dalam Penulisan Kalimat

Ciri kedua dari kalimat jenis imperatif ini adalah sangat simpel dalam penulisan dalam satu kalimat. Dan bahkan, kalimat jenis imperatif ini hanya terdiri dari satu kata saja, seperti contoh : Tidak !, Kembali !, Pergi !, dan kalimat sejenis lainnya.

3. Berisikan Makna Kalimat Berupa Harapan, Ajakan, Larangan, Ataupun Himbauan

Ciri ketiga dari kalimat model imperatif ini adalah berisikan makna kalimat berupa harapan, ajakan, larangan, ataupun juga himbauan. Jadi, meskipun kalimat jenis imperatif ini hanya terdiri dari satu kata pun. Tetap saja memiliki makna kalimat yang berupa perintah.

4. Selalu Diakhiri Dengan Tanda Seru

Dan ciri terakhir dari kalimat jenis imperatif ini adalah selalu diakhiri dengan tanda seru. Ya, penggunaan tanda seru pada kalimat model imperatif ini menunjukkan bahwa struktur penulisan kalimat tersebut bertujuan untuk memerintah ataupun meminta seseorang untuk melakukan tindakan yang diperintahkan oleh objek.

Jadi, itulah beberapa ciri-ciri dari jenis kalimat perintah imperatif. Nah, jenis kalimat perintah imperatif ini juga terbagi atas beberapa macam, sesuai dengan fungsi dan juga makna dari kalimat tersebut.

Jenis-Jenis Dari Kalimat Imperatif

Kalimat perintah imperatif ini terbagi atas beberapa macam, sesuai dengan fungsi dan juga makna dari kalimat tersebut. Ya, beberapa orang awam memang masih belum mengetahui tentang jenis-jenis kalimat model imperatif ini. Sebab, orang-orang tersebut hanya mengetahui bahwa kalimat model imperatif adalah kalimat perintah.Maka dari itu, ini dia beberapa jenis dari kalimat perintah imperatif. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Kalimat Imperatif Halus

Jenis kalimat perintah imperatif yang pertama adalah jenis kalimat imperatif halus. Kalimat imperatif halus ini merupakan suatu susunan kalimat perintah dengan menggunakan tatanan struktur kalimat yang halus dan enak untuk didengar. Kalimat perintah imperatif halus ini diawali dengan kata tolong, maaf, permisi, cobalah, silahkan, dan kata sejenis lainnya. Seperti contoh :

  • Tolong ambilkan bukuku yang tertinggal di rak sekolah !
  • Maaf, kamu tidak boleh duduk di sini !
  • Permisi mas, saya ingin duduk di sebelah sini !
  • Cobalah kamu makan sedikit makanan yang dimasak oleh ibuku !
  • Tolong jangan pergi. Sebab aku takut disini sendirian !
  • Silahkan untuk ambil nomor antrian disini !
  • Tolong bantu aku untuk mendorong mobil temanku yang mogok !

2. Kalimat Imperatif Transitif

Jenis kalimat perintah imperatif yang kedua adalah jenis kalimat imperatif transitif. Kalimat imperatif transitif ini merupakan suatu struktur kalimat yang menggunakan verba transitif untuk predikat kalimat. Kalimat imperatif transitif ini memiliki makna kalimat yang lugas dan tegas dan ditujukan kepada objek kalimat. Seperti contoh :

  • Cari barang tersebut sampai ketemu !
  • Belikan adikmu mainan baru !
  • Ubah gaya rambut keritingmu !
  • Titipkan buku itu ke pegawai tata usaha !
  • Kembalikan barang tersebut kepada pemiliknya !

3. Kalimat Imperatif Taktransitif

Jenis kalimat perintah imperatif yang ketiga adalah jenis kalimat imperatif taktransitif. Kalimat imperatif taktransitif ini adalah suatu struktur kalimat yang terbentuk dari kalimat deklaratif yang digunakan sebagai kata predikat dasar, frasa dasar, ataupun frasa adjektif dengan prefiks atau kata imbuhan berawalan meng- ataupun ber-. Seperti contoh :

  • Kamu Pergi !
  • Berdiri Kamu !
  • Kamu Keluar !
  • Kamu Bersihkan Papan Tulis Sekarang !
  • Kalian Berlari Putari Lapangan 2 Kali
  • Baris yang Rapi Kalian !

4. Kalimat Imperatif Ajakan Atau Harapan

Jenis kalimat perintah imperait yang keempat adalah kalimat imperatif ajakan atau harapan. Kalimat perintah imperatif bermakna ajakan ataupun harapan ini merupakan suatu struktur kalimat yang berisikan makna ajakan atau harapan untuk melakukan sesuatu. Kata perintah imperatif ajakan atau harapan ini diawali dengan kata ayo, harusnya, mari, dan kata sejenis lainnya. Seperti contoh :

  • Sebaiknya kita jaga lingkungan kampung agar tetap bersih dan sehat !
  • Harusnya kamu tidak kesini hari ini, agar aku tidak dimarahi ibuku !
  • Ayo cepat bantu aku sekarang juga !
  • Ayo kalian kemari, abang mau memberi sedikit uang untuk kalian !
  • Harusnya kamu tidak ikut lomba menari hari ini !
  • Ayo kita pulang dari sini !
  • Ayo kita main bola !
  • Sebaiknya kita laksanakan kerja bakti agar kampung kita terbebas dari wabah DBD

5. Kalimat Imperatif Permintaan

Kalimat perintah imperatif permintaan merupakan suatu struktur kalimat yang mana memiliki makna untuk meminta suatu hal kepada objek. Kalimat perintah imperatif permintaan ini tidak menyertakan subjek kalimat. Seperti contoh :

  • Mintalah stempel parkir dari juru parkir !
  • Mintalah mereka untuk membantu kamu !
  • Mintalah kepada yang maha kuasa, agar hidupmu tidak berantakan !
  • Mintalah uang saku pada ibumu !
  • Mohon izin untuk pergi dari sini !

6. Kalimat Imperatif Pembiaran

Kalimat perintah imperatif selanjutnya adalah kalimat perintah imperatif pembiaran. Kalimat imperatif yang satu ini memiliki makna untuk membiarkan sesuatu yang tengah terjadi. Biasanya, kalimat perintah imperatif pembiaran ini diawali dengan kata biarkan. Seperti contoh :

  • Biarkan dia keluar rumah !
  • Biarkan dia pergi dari rumah nenek !
  • Biarkan saja dia seperti itu !

Kalimat Imperatif merupakan suatu tatanan struktur kalimat yang bermakna ajakan, larangan, perintah, ataupun komando. Penulisan kalimat model imperatif ini pun juga harus mengacu pada jenis dan macam kalimat perintah imperatif. Sebab, kalimat perintah imperatif ini terbagi atas 6 jenis, sesuai dengan fungsi dan maknanya.