\ Suplemen Terbaik untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Suplemen Terbaik untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

gambar tersebut menyebutkan beragam suplemen terbaik untuk tubuh gambar tersebut menyebutkan beragam suplemen terbaik untuk tubuh

Suplemen Terbaik untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan manusia terdiri dari kumpulan sel dan bahan kimia komplek yang terus menerus melindungi tubuh dari serangan patogen, termasuk virus, bakteri, dan racun. Oleh karena itu, imun harus dijaga untuk mencegah terjadinya infeksi atau penyakit lainnya.

Mengatur pola hidup sehat merupakan kunci terpenting dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Mengonsumsi makanan mengandung gizi diimbangi dengan olahraga teratur. Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin, mineral, herbal, dan zat tertentu lainnya dapat meningkatkan respon imun, serta berpotensi terlindung dari penyakit.

Berikut ini suplemen yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Vitamin D

Vitamin D adalah nutrisi yang larut dalam lemak, berperan penting untuk kesehatan dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, meningkatkan efek melawan patogen dari monosit dan makrofag yang membantu meningkatkan respon kekebalan.

Kekurangan vitamin D dapat mengganggu sistem kekebalan dan berdampak negatif pada tubuh, seperti resiko infeksi saluran pernapasan, termasuk influenza dan asma alergi.

Dalam salah satu studi tinjauan terbaru, disimpulkan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan suplemen vitamin D. Namun, ahli dan profesional lainnya berpendapat jika mengonsumsi suplemen dalam dosis tertentu aman untuk pencegahan terhadap virus.

Zinc

Zinc merupakan mineral yang biasanya ditambahkan pada suplemen dan produk kesehatan lainnya. Kekurangan nutrisi ini secara signifikan mempengaruhi fungsi sistem kekebalan tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan resiko infeksi dan penyakit, termasuk pneumonia.

Mengonsumsi suplemen zing aman untuk orang dewasa yang sehat, dengan dosis harian di bawah 40 mg. Penggunaan yang berlebihan dapat menggangu penyerapan tembaga, hal ini beresiko meningkatkan infeksi.

Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu penguat sistem kekebalan terbesar. Faktanya, tubuh yang kekurangan nutrisi ini lebih rentan terhadap segala macam jenis penyakit. Berperan sebagai antioksidan, artinya dapat mencegah racun penyebab peradangan.

Mendapat asupan vitamin C secara teratur sangat penting untuk mendapatkan kesehatan yang baik karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri. Namun, tidak semua orang dapat mengonsumsi suplemen. Kabar baiknya, vitamin C terkandung dalam beberapa makanan.

Sayur dan buah yang kaya akan kandungan vitamin C, antara lain paprika merah, jeruk, anggur, kiwi, paprika hijau, brokoli, stroberi, kubis brussel, dan jeruk bali.

Elderberry

Berdasarkan studi tabung, ekstrak elderberry menunjukkan potensi antibakteri dan antivirus yang kuat terhadap patogen. Penelitian membuktikan bahwa meningkatkan respon sistem kekebalan dan mempersingkat durasi pilek, serta mengurangi gejala yang berkaitan dengan infeksi virus.

Namun, perlu disadari bahwa elderberry dapat menyebabkan produksi sitokin berlebihan, hal ini berpotensi merusak sel-sel penting dalam tubuh.

Berikut ini kesimpulan tinjauan sistematik elderberry:

  • Berdasarkan penelitian yang menggunakan objek manusia dan hewan, elderberry memiliki efek antivirus, menghambat influenza A dan B.
  • Elderberry mentah harus dimasak untuk menghindari resiko mual, muntah, atau keracunan sianida.
  • Elderberry harus dikonsumsi sesuai petunjuk dokter atau profesional lainnya.
  • Suplemen elderberry dipasarkan dalam bentuk cair atau kapsul.

Jamur Obat

Jamur obat digunakan sebagai pencegah dan pengobatan berbagai penyakit sejak zaman kuno. Lebih dari 270 spesies telah terbukti berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa jenis yang sering ditemui, antara lain cordyceps, surai singa, maitake, shiitake, reishi, dan ekor kalkun.

Penelitian dengan objek tikus pengidap TBC, pemberian cordyceps secara signifikan mengurangi beban bakteri di paru-paru, meningkatkan respon kekebalan, dan mengurangi peradangan.

Penelitian lain, menunjukan bahwa jamur ekor kalkun dapat meningkatkan respon kekebalan tubuh, termasuk pada penderita kanker tertentu.

Masih banyak jamur obat lain yang berkhasiat menangkal infeksi dan manfaat untuk kesehatan lainnya. Produk jamur dipasarkan dalam bentuk tincture, teh, dan suplemen.

Suplemen Lain yang Berpotensi Menambah Kekebalan

Selain disebutkan diatas, berikut ini suplemen yang baik untuk kekebalan tubuh:

  • Astragalus, ramuan yang digunakan sebagai pengobatan tiongkok. Penelitian menunjukkan bahwa ekstraknya dapat meningkatkan respon kekebalan tubuh.
  • Selenium, mineral yang penting untuk kekebalan tubuh. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa selenium meningkatkan pertahanan antivirus terhadap jenis influenza dan H5N1.
  • Bawang putih, memiliki sifat antiradang dan antivirus yang kuat. Terbukti meningkatkan kekebalan dengan merangsang sel darah putih pelindung seperti sel NK atau makrofag. Namun, belum ada penelitian lanjutan dengan objek manusia.

Menurut hasil penelitian ilmiah, suplemen yang tercantum di atas mungkin menawarkan  sifat penambah kekebalan tubuh. Namun, perlu diingat bahwa efek samping penggunaan dalam jangka panjang belum diketahui. Hal ini masih membutuhkan penelitian lanjutan di masa depan.